plain takoyaki

takoyaki.jpgsetelah selesai kuliah hari ini, aku tidak langsung pulang ke apartment. tapi berniat berjalan-jalan belanja dulu di itoyokado yang lokasinya di fukushima station satu station dari apartmentku.

kebetulan hari dingin banget hari ini, plus laper lagi,jadi memperkuat alasanku untuk membeli sesuatu yang hangat. seperti biasa pilihanku kalau ke itoyokado ini adalah takoyaki.

karena kulihat yang jadi kasirnya bukan orang yang biasa, jadi ya aku perjelas lagi kalau takoyaki ku itu “so-su nashi”(gak pakai saus) baik di atas maupun di bawah(sausnya yang berwarna kecoklatan itu)
(note : saus takoyaki ini tidak bisa dimakan karna mengandung lemak babi dan alkohol(?). kalau untuk bahan lainnya insyaAllah gak papa).

dan surprise, kalau aku bisa langsung menikmatinya tanpa harus menunggu lama. biasanya tuh aku harus nunggu sekitar 15 menit bahkan lebih utk satu porsi. karena biasanya mereka udah siapkan takoyakiny itu lengkap dengan sausnya. aku sih tidak masalah, karena memang kesananya selalu dalam waktu yg ingin santai. sambil baca-baca buku atau maen game, waktu segitu gak akan terasa lama.

disela-sela menunggu waktu takoyakiku dihantar, tambah surprise lagi ternyata ada menu baru di sana, yaitu dengan “plain takoyaki”. maksudnya takoyaki tanpa saus. aku jadi kegeeran sendiri. apa ini ada hubungan dengan aku yang selalu cerewet ngomong supaya jangan dikasi saus di takoyaki pesenanku ya?huhu…

karena setahuku, setelah sekian banyak kedai takoyaki yang aku makan belum ada satupun yang menyediakan menu itu. karena pasti itu termasuk ciri khasnya takoyaki itu sendiri. jadi pasti mungkin aneh rasanya kalau takoyaki tanpa saus takoyaki. seperti masakan tanpa garam mungkin. ^-^

kalau memang iya..wah, keren banget nih food courtnya itoyokado.bisa mengerti keinginan konsumen(baca:aku 🙂 ).jadi aku gak perlu lagi bersusah-susah payah menjelaskan apa yg aku mau.

yah..menurut yang pernah aku baca, salah satu strategi untuk memasarkan barang ya dengan mengetahui permintaan konsumen. dengan adanya menu ini, berarti mereka benar-benar telah memuaskan pelanggan setianya. walaupun itu hanya pembeli yang minoritas. dalam kasus ini aku kan termasuk kaum minoritas itu, tapi tetap tidak bisa dianggap remeh dong. karena aku termasuk langganan setia takoyakinya mereka 😀

arigatou, itoyokado..insyaAllah bakal sering2 makan takoyaki disana deh. ^-^

duh..mau sesering apa lagi Dy chan..:p

Iklan

5 thoughts on “plain takoyaki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s