arti perpisahan buatku

ist2_4927881_good_bye_heart.jpg

Tiap ada pertemuan pasti ada makan-makan perpisahan. Itu yang sering disebutkan oleh orang-orang. Dalam kehidupanku selama ini, sudah berulang kali aku mengalami yang namanya perpisahan. Sehingga saking banyaknya tak dapat lagi kutuliskan satu-persatu di sini.

Cuma satu saja yang sama. Perasaan yang bergejolak di hati ketika berpisah. Gak enak, sedih, perih, serasa ada yang hilang, pokoknya campur aduk deh. Ku tandai, hampir setiap kali berpisah rasanya sama. Bahkan ketika membaca cerita orang yang sedang berpisah saja, aku bisa merasakan hal yan sama.

Selama ini aku pernah menjadi orang yang meninggalkan dan menjadi orang yang ditinggalkan. Katanya menjadi orang yang meninggalkan lebih baik daripada ditinggalkan. Tapi bagiku rasanya keduanya tidak ada yang lebih baik. Terkadang lebih baik aku menghindar, tidak ingin ditinggal dan meninggalkan.

Tapi tentu saja hal itu tidak bisa. Ketika aku menjadi orang yang meninggalkan, terlalu perih rasanya membayangkan orang yang kusayangi menangis melihat kepergianku. Sebaliknya ketika aku menjadi orang yang ditinggalkan, mungkin jauh lebih pedih karena tahu jika saja diriku di sini terlupakan.

Terkadang bagiku lebih baik, gak ada kata-kata berpisah itu. Terlalu sakit, perih, sedih untuk dilafazkan. Walau sebenarnya kenyataannya, itu jauh lebih sakit lagi jika tidak diucapkan. Karena ianya tidak memberi kita kesempatan untuk melihatnya untuk yang terakhir. Walau perpisahan itu cuma sesaat. Tapi rasa itu tidak bisa membohongi.

Rasa kehilangan, itu yang gak aku suka sebenarnya. Kosong, hampa, serasa ada yang kurang. Ya Allah, aku gak ingin merasakan hal itu lagi. Terlalu sakit dan perih untuk kurasakan lagi.

hahah..terlalu mengada-ngada mungkin diriku. Hal ini benar-benar kurasakan dari lubuk hatiku yang paling dalam. Ketika aku tidak ingin merasa kehilangan lagi.

Tapi aku sadar sebaiknya kita memang tidak perlu terlalu merasa memiliki, karena semuanya hanya milik dan atas kuasa Allah semata.

ps : terinspirasi dari si ayam petok2 nih, yang sebelah sayapnya sedang rapuh, sabar ya yamm.. πŸ˜›

Iklan

21 thoughts on “arti perpisahan buatku

  1. yupo.. dimana-mana berpisah itu ga ada yang enak yah? even buat kita yang meninggalkan, rasanya tetap hampa.
    ada yang hilang.. Dy bener, cuma Allah yang Maha Memiliki =)

    nice blog.. ^^ v

  2. sebenarnya, perpisahan ga akan terlalu terasa perih klo kita ikhlas, Dy. πŸ™‚
    org2 datang dan pergi dlm hidup kita adalah sesuatu yg biasa, bukan? πŸ˜‰

  3. aaaah…selalu sedih ketika terucap kata berpisah….
    meskipun hanya rekan kerja…tp seperti ada yg hilang…

    and when it comes from our lovely 1…
    it breaks heart into pieces… 😦

  4. HM…kalo selalu dipikirkan..rasa rindu itu memang ‘menyesakkan’. Jadi inget waktu KP dulu…setelah mengalami ‘pressure’ (yang sebenarnya gak gitu-gitu amat) aku baru mikir…ternyata aku bisa juga ngalamin yang namanya rindu…he..he..

  5. kalo saya kok gak mau mikirin gimana gak enaknya antara ditinggalkan dan meninggalkan, ya??
    tp gimana hati saya, keikhlasakan saya untuk bisa menerima smua itu πŸ˜‰

    owya, ada sebuah kalimat bijak yg pernah saya dengar:
    “hanya yg merasa memiliki yg akan merasa ditinggalkan”

    menurut mbak Dy?

  6. Mengutip dari salah satu tulisan teman saya :
    “ada pintu yang harus terpaksa ditutup supaya pintu lain terbuka”

    Yah, kita ga pernah tahu takdir :). Wallahu’alam bishohab…

    Salam kenal Mbak :).

  7. lah, koq AyAm sih yg jadi tumbal di sini?
    hmm~ yah, maklum deh, kan namanya juga sedih udah berusaha mengejar, tapi nggak bisa ketemu untuk terakhir x-nya
    yah sedih πŸ˜€

    iya deh iya, nggak cerita2 sedih lagi deh
    jadi berabe gini, banyak yg sedih euy, maaf yaaaa~

  8. *teringat beberapa bulan ini harus pisah dari keluarga*

    *teringat mbak dy jauh lebih lama harus berpisah dari indonesia dan semua keindahannya*

    memang ada banyak alasan untuk bersyukur, termasuk jika mengingat perpisahan yang kita alami tidak seberat dalam kisah hidup orang lain yang misalnya terpisahkan oleh kematian dsb. hahhh, ga jelas ini saya. lagi homesick…

    apa kabar mbak dy? saya lama ga mampir.. di-link boleh ya? πŸ™‚

  9. kalau tidak ada perpisahan, pasti tidak ada pertemuan juga kan..
    lagi pula, perpisahan, juga berarti berkembang menuju pendewasaan diri yang lebih baik.. jadi, nggak sepenuh nya perpisahan itu menyedihkan..

    semangat!!
    yosh!

  10. tidak ada manusia yang mau berpisah dengan sesuatu yang ia anggap bagian darinya. Semua orang pasti akan merasakan…karena itu, kita tidak pernah sendirian..> salam kenal…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s