dunia nyata

salah satu alasan aku untuk ingin cepat balik ke tanah air adalah ingin segera merasakan hidup di dunia nyata. aku sering bilang kalau hidup di negeri sakura itu bagai hidup di negeri dongeng. mengapa? disana itu sistem kehidupannya sudah tertata rapi..jadi permasalahan yang menyangkut sistem atau lingkungan sekitar itu bisa dikatakan hampir nol persen bagiku. permasalahan klise di sana adalah sepi. hidup sendiri di negeri non muslim sendiri.
jadi setelah selesai wisuda langsung saja kuputuskan untuk back for good, mengabdi ke tanah air tercinta. alasan lain karena ada yg menunggu :p.

dunia nyata di indonesia bagiku cukup kejam. sebagai seorang yang sebagian besar masa remajanya dihabiskan di asrama dan luar negeri, aku kurang begitu paham dengan karakter orang kebanyakan. jadi ada banyak cultureshock yang kualami. Beruntung aku punya seorang mantan pacar yang bisa kujadikan tempat bertanya tentang segala hal. dan alhamdulillah si mantan pacar itu udah jadi suami sekarang. jadi udah gak sendiri lagi menghadapi dunia nyata yang menurutku kejam ini..yeyy..
postingan ini ditinjau dari sudut pandang pribadi, bukan dari secara umum..jadi bisa-bisa saja pendapat dari pembaca yang lain tidak sama dengan aku.
jadi begini, latar belakang diriku nulis tentang ini adalah aku baru saja mengalami yang namanya, hmmm..apa yaa..jadi begini (aduh jadi gak jelas gini)
ya mungkin karena diriku terlalu jujur jadi dianggap menganggu atau merugikan mereka-mereka yang merasa dirugikan karena kejujuranku ini. jadi ya membuat kesepakatan lah mereka ingin segera mendepak diriku dari perusahaan itu. tapi ya gak bisa lah, wong dekinganku bos besarnya koq. dan aku sebenarnya bekerja untuk bos besarku itu bukan untuk orang-orang yang merasa dirugikan itu.untuk satu pekerjaan memang sudah sejak lama ingin kulepaskan, tapi karena masih mempertimbangkan bos besar masih kutunda-tunda keinginanku ini. karena ya gak sanggup aja, gak ada gunanya juga aku disana. jadi ngapain aku capek-capek mikirin satu kerjaan itu sedangkan keinginan untuk perubahan itu tidak ada. tapi untuk yang dua lagi, itu asli aku bekerja untuk bos besarku. kalau ngomongin bayaran? asli lillahita’ala niatku hanya membantu. ada juga dikasi sih, tapi itu kapan tergerak hati bos besar aja. dan akupun gak pernah minta.
jadi dari sini aku dapat pelajaran, sepertinya memang susah ya jadi orang yg terlalu jujur itu. eitss..tapi bukan karena ini aku lantas jadi orang yang tidak jujur? tapi hanya bikin aku berhati-hati saja. dan mencari pekerjaan aman saja. memang sih yang namanya orang-orang seperti itu atau bahasa kasarnya penjilat, dimana-mana ada.
alhamdulillah sekarang aku bekerja di fungsional, dimana setiap pekerjaan itu dihargai untuk kenaikan pangkat. masalah jabatan, gak terlalu terobsesi. kalau masalah ingin, ya gak munafik lha pasti pengen. karna itu juga mungkin salah satu tolak ukur prestasi bekerja kita. tapi jangan sampai terjerumus ke hal-hal yg buruk. aamiin..mudah-mudahan bisa untuk tetap seperti ini. lindungi hamba Ya ALLAH…

Iklan

One thought on “dunia nyata

  1. kl aku malah seru hihihi~ cuekin aja yg pada mau ndepak, kejemin aja sekalian hahahaha~ khan enak tuh ngeliat muka org yg gemes tp gk bs ngapa ngapain =)))))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s