ibu rumah tangga , ibu bekerja, ibu mahasiswa

ugm

mau apapun perannya di luar rumah, kata-kata Ibu itu akan terus melekat pada diri seorang Ibu. mau dimanapun dia berada.

ya, sekarang ini diriku sedang menjalankan peran ganda itu. sejak pertama kali menjadi ibu juga diriku sudah menjalankan peran ganda itu yaitu ibu rumah tangga dan ibu bekerja. sekarang bertambah lagi satu peran yaitu ibu mahasiswa. duluu sekali, aku melihat ada banyak orang disekitarku yang menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan ibu mahasiswa ketika di Jepang dulu. waktu itu aku kagum sekali pada mereka, bagaimana mereka menjalani hari-hari sekolah mereka dalam keadaan hamil, dan mempunyai bayi..ahh..rasanya luar biasa, membayangkannya saja aku tidak bisa. tapi tanpa disangka, alhamdulillah sekarang diriku sedang menjalani peran ini. Alhamdulillah dengan tugas belajar ini diriku tidak harus menjalankan peran sebagai ibu bekerja. jadi diriku hanya fokus pada dua peran itu saja.

semuanya ini bukan tidak melalui berbagai pemikiran, dan perencanaan. tentu saja aku dan suami sudah membicarakan hal ini matang-matang. bagi aku, kesempatan untuk melanjutkan kuliah S2 ini hanya sampai pada saat anak-anakku belum memasuki usia sekolah dasar. jadi, karena sudah melewati beberapa tahun, kesempatan itu datang di tahun ini, dimana memang ini kesempatan terakhirku untuk bisa S2 di luar kota Pekanbaru.

alhamdulillah, melalui beasiswa BAPPENAS diriku dikasi kesempatan untuk bisa mengenyam pendidikan di UGM salah satu universitas terbaik di Indonesia. sebenarnya diriku sudah mengincar beasiswa ini sejak tahun 2013, waktu pertama kali tahu kalau BAPPENAS memang menyediakan beasiswa ini tiap tahun untuk seluruh PNS. tahun 2013, diriku tidak lulus administrasi..gak tahu juga sebabnya apa, tapi menurutku sebab terbesarnya yaitu karena masa PNS ku belum sampai dua tahun. fine…karena beasiswanya gak lulus, maka terpikirlah buat program anak kedua. karena kalau aku ngambil S2 dulu, maka aku akan program anak kedua waktu umurku lebih dari 30 tahun..udah tua sekali rasanya klo harus hamil lagi diumur lebih dari 30 tahun…maka diputuskanlah kalau tahun 2014 itu kami akan program hamil dulu.

Alhamdulillah bulan Mei 2014 diriku dinyatakan hamil dengan perkiraan lahir pada tbulan Februari, sama dengan anakku yang pertama. di tahun 2014 itu juga terus memantau tentang beasiswa ini melihat jadwalnya, kira2 memungkin gak yaa..untuk aku dafta di tahun itu..karena kulihat jadwalnya berbarengan dengan perkiraan lahiranku, maka ditunda aja dulu ke tahun 2015. setelah dihitung-hitung alhamdulillah masih sempat, dan habibyku masih bisa ikut aku, andaikata diriku bisa melanjutkan tahun kedua studi di negeri Sakura, sekalian nostalgia dan bawla anak serta suami menikmati keindahan kehidupan disana.

singkat kata, di tahun 2015 agustus itu diriku mulai persiapan untuk pendaftaran, ujian, dan lain lain..ikut kursus TOEFL singkat juga, selama bulan Ramadhan..dan alhamdulillah diriku bisa melewati tahap demi tahap ujian BAPPENAS, mulai dari TPA, TOEFL..

sampai akhirnya di akhir Agustus, di tengah kehectican akhir tahun diriku mendapat kabar gembira sms dari MAP UGM bahwa diriku lulus untuk program linkage UGM-Jepang di MAP UGM…

ahh..rasanyaa…alhamdulillah, sesuai dengan yang diinginkan suami..dan aku sendiri sih..fine aja..karena pilihannya cuma UI dan UGM, sama UNPAD juga apa yaa…jadi dimana saja OK..

dan sekarang diriku disini, menjalani hari-hari sebagai ibu rumah tangga dan ibu mahasiswa dimana godaannyaaa..sangaatt beratt..buat diriku yang pemalas dan penidur ini..hufff…

padahal sekarang masih pelatihan bahasa inggris aja..dimana beban juga belum banyak, tetapi tetap harus mengejar target…

ganbaru shikanai, dengan semua pengorbanan yang sudah dilakukan oleh keluargaku, aku harus bisa mendapatkan hasill yang terbaik insyaAllah…

harus bisa memanfaatkan waktu luang ini…

ganbarimasu…

Yogyakarta ( 09 Maret 2015 ) sesaat sebelum belajar…

 

Iklan

morning power

IMG_6411.JPG

entah kenapa saya selalu suka dengan tulisan-tulisan orang-orang tentang kehidupan paginya, dan entah untuk yang keberapa kalinya pula saya menulis tentang kehidupan pagi di blog. mungkin karena saya bukan tipe orang yang bisa aktif berkegiatan di pagi hari, tetapi selalu mengagumi orang-orang yang bisa berkegiatan aktif di pagi hari.

saya baru mulai aktif berkegiatan di pagi hari ketika mempunyai anak. ya cuma anak satu-satunya yang bisa membuat saya bangun pagi, karena klo pas lagi malas pun saya terpaksa bangun pagi, karena dia akan mengganggu saya hingga saya terbangun..

pagi ini juga saya mulai karena diganggu anak saya, berhubung hari ini hari libur, saya berencana ingin leyeh-leyeh sebentar di tempat tidur. oke, saya harus bangun tidur.

sesuai dengan niat semalam hari ini saya ingin masak, sesaat setelah bangun tidur. saya menikmati kegiatan sewaktu membuka gordyn seluruh rumah, jendela rumah..sehingga saya bisa menghirup segarnya udara pagi hari di kota Yogyakarta ini. di kaliurang km 9,3 suasana pagi harinya masih sangat segar dan fresh, dimana udara ini tidak saya dapatkan di kampung halaman. bahkan disini alhamdulillah kami tidak memerlukan AC, jadi ya paling nggak mengurangi budget buat biaya listrik AC dan beli AC.

kemudian saya menikmati sebentar udara pagi ini, sambil membuat air jahe asam jawa, karena merasa tidak enak badan dari kemarin malam. sambil menyeduh air jahe, saya mengeluarkan bahan-bahan makanan yang ingin saya masak, udang, tempe , kangkung, cabe, saos tomat untuk menyulap semua makanan itu menjadi udang masak saos dan tumis kangkung saos tiram. hanya masakan yang sederhana di hari libur…

dan ketika si kecil sudah terlelap tidur, saya bergegas mandi menikmati air dingin gunung merapi, melakukan 2 rakaat sholat Dhuha..dan sekarang disini sudah duduk manis di depan laptop untuk menulis kegiatan pagi ini…alhamdulillah…maka Nikmat Allah mana lagi yang mau kau dustakan…

ya Allah jadikan lah hamba orang yang bersyukur…

Yogyakarta 09 Maret 2016 ( bertepatan dengan momen Gerhana Matahari Total di sejumlah wilayah di Indonesia)