Trip dieng #1 (jogja-dieng)

bismillah..semoga istiqomah menuliskan trip “impian” ke dieng ini sampai tuntas…setelah berkali2 gagal menuliskan cerita travelling ku..hahah…

kenapa kunamakan trip impian..karena dieng ini awlnya tidak termasuk dalam list tempat yang pengen dikunjungi selama di Jogja..tapi dari dulu memang sudah pengen ke dieng, sama seperti halnya ke bromo..dan setelah tau klo ternyata dieng ini deket banget sama jogja..langsung deh, dimasukkan ke dalam list travelling. karena memang dieng ini termasuk tempat yg sudah diidam2kan dari kecil..waktu tau keberadaan telaga warna yang biasanya ada di buku agendanya papa..hehehe..

pas, lagi pengen ke dieng..pas juga ada temen2 suami yang juga pengen kesana untuk ngambil bahan penelitian. setelah nyusun jadwal,eh ternyata si temen ini tidak jadi kesana karena sesuatu hal. karena sudah terlanjur bikin rencana, trus mikir kayaknya minggu2 depan bakal tambah sibuk..soo..travelling must go on..jadi ga jadi ambil bahan kita tetep pergi..jadilah semula rencanany pengen pergi hari jumat, diundur jadi sabtu..biar gak ngebolos kuliah.

dari Jogja kita berangkat sekitar pukul 6.00 langsung menuju wonosobo untuk menikmati mie ongklok di sana..di tengah perjalanan kita kelaperan. waktu itu kita sudah masuk kota Muntilan . kata suami ” coba browsing apa makanan khas Muntilan” langsung deh nanya mbah google..taraa..langsung keluar sop empal bu Haryoko, yakin ini pasti enak karena ada beberapa blogger yg udah review makanan ini..ternyata lokasinya udah dekat dengan posisi kita ( alamat persisnya lupa, klo pengen kesana silahkan langsung pake googlemaps saja ya). dan alhamdulillah ternyata memang tidak mengecewakan..memang harganya agak sedikit mahal menurut kantong mahasiswa..hihihi..seporsi soto+nasi+air putih IDR 23K..Tapi sesuai lha dengan isinya, dagingnya banyakk bangett..rasanya sederhana, gurih, sambelnya juga mantap pedesnya, dipadu dengan manis dagingnya…rasanya kurang klo hanya satu piring nasi..hehehe..

setelah perut kenyang..kita langsung go ke Wonosobo, jadi Dieng itu terletak di dua kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara..klo dari Jogja kita biasanya melewati Wonosobo dulu. syukurnya salah satu anggota genk travelling kita ada yang pernah beberapa kali ke Dieng, dan punya sodara disana..jadi untuk masalah akomodasi dan tour guide selama disana amann..

Continue reading “Trip dieng #1 (jogja-dieng)”

ibu rumah tangga , ibu bekerja, ibu mahasiswa

ugm

mau apapun perannya di luar rumah, kata-kata Ibu itu akan terus melekat pada diri seorang Ibu. mau dimanapun dia berada.

ya, sekarang ini diriku sedang menjalankan peran ganda itu. sejak pertama kali menjadi ibu juga diriku sudah menjalankan peran ganda itu yaitu ibu rumah tangga dan ibu bekerja. sekarang bertambah lagi satu peran yaitu ibu mahasiswa. duluu sekali, aku melihat ada banyak orang disekitarku yang menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan ibu mahasiswa ketika di Jepang dulu. waktu itu aku kagum sekali pada mereka, bagaimana mereka menjalani hari-hari sekolah mereka dalam keadaan hamil, dan mempunyai bayi..ahh..rasanya luar biasa, membayangkannya saja aku tidak bisa. tapi tanpa disangka, alhamdulillah sekarang diriku sedang menjalani peran ini. Alhamdulillah dengan tugas belajar ini diriku tidak harus menjalankan peran sebagai ibu bekerja. jadi diriku hanya fokus pada dua peran itu saja.

semuanya ini bukan tidak melalui berbagai pemikiran, dan perencanaan. tentu saja aku dan suami sudah membicarakan hal ini matang-matang. bagi aku, kesempatan untuk melanjutkan kuliah S2 ini hanya sampai pada saat anak-anakku belum memasuki usia sekolah dasar. jadi, karena sudah melewati beberapa tahun, kesempatan itu datang di tahun ini, dimana memang ini kesempatan terakhirku untuk bisa S2 di luar kota Pekanbaru.

alhamdulillah, melalui beasiswa BAPPENAS diriku dikasi kesempatan untuk bisa mengenyam pendidikan di UGM salah satu universitas terbaik di Indonesia. sebenarnya diriku sudah mengincar beasiswa ini sejak tahun 2013, waktu pertama kali tahu kalau BAPPENAS memang menyediakan beasiswa ini tiap tahun untuk seluruh PNS. tahun 2013, diriku tidak lulus administrasi..gak tahu juga sebabnya apa, tapi menurutku sebab terbesarnya yaitu karena masa PNS ku belum sampai dua tahun. fine…karena beasiswanya gak lulus, maka terpikirlah buat program anak kedua. karena kalau aku ngambil S2 dulu, maka aku akan program anak kedua waktu umurku lebih dari 30 tahun..udah tua sekali rasanya klo harus hamil lagi diumur lebih dari 30 tahun…maka diputuskanlah kalau tahun 2014 itu kami akan program hamil dulu.

Alhamdulillah bulan Mei 2014 diriku dinyatakan hamil dengan perkiraan lahir pada tbulan Februari, sama dengan anakku yang pertama. di tahun 2014 itu juga terus memantau tentang beasiswa ini melihat jadwalnya, kira2 memungkin gak yaa..untuk aku dafta di tahun itu..karena kulihat jadwalnya berbarengan dengan perkiraan lahiranku, maka ditunda aja dulu ke tahun 2015. setelah dihitung-hitung alhamdulillah masih sempat, dan habibyku masih bisa ikut aku, andaikata diriku bisa melanjutkan tahun kedua studi di negeri Sakura, sekalian nostalgia dan bawla anak serta suami menikmati keindahan kehidupan disana.

singkat kata, di tahun 2015 agustus itu diriku mulai persiapan untuk pendaftaran, ujian, dan lain lain..ikut kursus TOEFL singkat juga, selama bulan Ramadhan..dan alhamdulillah diriku bisa melewati tahap demi tahap ujian BAPPENAS, mulai dari TPA, TOEFL..

sampai akhirnya di akhir Agustus, di tengah kehectican akhir tahun diriku mendapat kabar gembira sms dari MAP UGM bahwa diriku lulus untuk program linkage UGM-Jepang di MAP UGM…

ahh..rasanyaa…alhamdulillah, sesuai dengan yang diinginkan suami..dan aku sendiri sih..fine aja..karena pilihannya cuma UI dan UGM, sama UNPAD juga apa yaa…jadi dimana saja OK..

dan sekarang diriku disini, menjalani hari-hari sebagai ibu rumah tangga dan ibu mahasiswa dimana godaannyaaa..sangaatt beratt..buat diriku yang pemalas dan penidur ini..hufff…

padahal sekarang masih pelatihan bahasa inggris aja..dimana beban juga belum banyak, tetapi tetap harus mengejar target…

ganbaru shikanai, dengan semua pengorbanan yang sudah dilakukan oleh keluargaku, aku harus bisa mendapatkan hasill yang terbaik insyaAllah…

harus bisa memanfaatkan waktu luang ini…

ganbarimasu…

Yogyakarta ( 09 Maret 2015 ) sesaat sebelum belajar…

 

hiatus terselubung :D

j0406892.jpg

sudah cukup lama rupanya aku abaikan halamanku ini. Hiatus terselubung begitu aku menamakannya 😀 . Halamanku ini sedikit tidak kusentuh, tapi kegiatan walking-walking berputar-putar mengunjungi teman2 sesekali masih tetap jalan sebenarnya. Walau tidak seintens dulu. Disela-sela kebosanan menghadapi kertas-kertas bertuliskan kanji yang mungkin, hikmahnya bisa sedikit mengasah kemampuan visualku. Berlatih menulis, membaca, mencari arti, memahami..uh..mumet?? iya..tak jarang kuhafal mati, tanpa kutahu makna yang sebenarnya.heheeh..

ku harus terus berusaha untuk bisa tetap fokus. walau sesekali ada hal-hal lain yang mengusik konsentrasiku. berkhayal..hahahah..

sstt..jangan ditiru yah.. 😛

Semakin hari keyakinan itu mulai mengokoh..

Semakin hari ragu itu juga kian memupus..

Walau esok belum pasti kapan ia menyapanya..

Tapi kupercaya sang mentari kan terus menyinari dengan cahayanya..

Saat ini hanya percaya yg kugenggam..

dan hanya keyakinan yang kupunya..

Tapi nanti harapku kan ku miliki cinta..

Agar bisa kubangun puing-puing harapan dengan landasan yang kokoh seutuhnya..

Aku sadar kalau aku benar dulu..

Sekarang jawabannya ada..

Allah mudahkanlah..

 

fukushima, 2 februari 2008

 

 

ps : sampai menjelang 8 februari 2008 insyaAllah masih ada tersisa ujian 2 dan report 3

fighting!!! 😛

ps lagi : gambar diambil dari clipartnya microsoft word dan ganti layout lagi..huhuhu..

learning English in Japan

716438b77fpfowkh1.gif

(FYI : sebenarnya ini postingan untuk tanggal 19 ^o^ )

Ya Allah makasih..karena hari ini tidak jadi ujian bahasa Inggris ^o^

khawatir juga jangan-jangan aku kuwalat nih sama temenku kemaren, yg do`ain kalau MIDnya hari ini jadi. hihi…

Karena satu dan lain hal, minggu lalu itu aku bolos gak pergi ke kampus gitu seharian, jadi gak tau apakah hari ini ujian pa gak. sedangkan anak2 yg lain adalah anak taun ke 2 yg tidak ada satupun yg aku kenal. kalo wajahny doang sih tau…yup, inilah bedanya Jepang dalam pergaulan yg temennya tuh hanya itu2 aja…walau udah sekelas dalam kurun waktu setahun, ttp aja kalau bukan temannya gak kenal..beda banget klo di indonesia..(ini yg buat aku jd slalu kangen negeriku, gak salah deh kalau dibilang negeri yg ramah tamah huehue..) lho kok jd ngawur ceritanya..okeh balik ke persoalan awal

Diriku sih hanya berpatokan pada syllabusnya Sensei yang mengatakan bahwa di pertemuan yang k-7 akan ada shotesto(bisa dikatakan MID kali ya). minggu yang lalu pas aku hitung..”ah..tenang ternyata minggu nanti nih baru pertemuan ke 6″

terus tadi malem, sesaat sebelum memejamkan mata. ntah napa aku punya firasat gak enak dan berinisiatif buat ngecek “bener gak sih kalau besok nih pertemuan ke 6”..

berhubung aku gak punya kalender di kamar, jadi HP lha satu2nya andalanku buat ngeliat kalender ^o^..

dan

whatt??!! Continue reading “learning English in Japan”