Uncategorized

makna toga dan wisuda

011310_1134_caramendaft1

liat-liat timeline facebook hari ini, saya menemui artikel yang mbahas tentang berkurangnya makna wisuda saat ini, dikarenakan beberapa institusi pendidikan dari level paling bawahpun telah menggunakan frasa wisuda lengkap dengan atribut toganya pada saat menamatkan peserta didiknya.

Pas baca tulisan itu..dalam hati saya komentar “ternyata gak saya sendiri yang berpikiran seperti itu”.

karena sempat mikir seperti itu sebelumnya “klo dari TK sampai SMA udah pernah pakai toga, ntar dia ngerasa istimewa lagi gak ya pakaian wisuda pada saat berhasil menyelesaikan perguruan tinggi? semoga masih tetap ya..kan ijazahnya beda yaa..”

trus jg agak sedikit heran sih, ngeliat acara wisuda2 anak TK yang diadakan di sebuah ballroom hotel mewah..mikirnya ini buat apa ya? kira2 anaknya ini ngerti gak ya? well, no offense yaa..ini hanya pemikiran emak2 yang mmg gak suka ribet..haha..gak pengen ribet mikir baju wisuda anak,pakai wisuda anak, belum lagi baju emaknya..saya lelah cin… ūüėÄ

Bagi saya pakai toga itu ada semacam penghargaan buat diri sendiri atas sebuah pencapaian. (curcol dari seseorang yg waktu wisuda S1 tidak pakai toga). memang sih duluu sekali waktu kecil saya juga pernah pakai toga waktu menyelesaikan pendidikan di sebuah taman pendidikan di AlQuran. Tapi setelah itu udah gak ada lagi. Baju seragam sekolah tetap jadi pakaian kebesaran di acara perpisahan (istilahnya perpisahan bukan wisuda) kebanggannya bukan pada pakaian toga, tapi ketika bisa melepaskan seragam lama, diganti dengan seragam baru. Makanya sampai sekarang saya masih pengenn banget bisa pakai toga..haha..saya mah cita2nya gak pernah tinggi..bisa pakai toga dengan tulisan cumlaude sekalii ajaa alhamdulillah…semoga ada yang mengaminkan tulisan ini… ūüėÄ

hmm..apa saya yang memang ketinggalan banget yaa..gak ngikutin perkembangan zaman..??

 

Iklan
Uncategorized

aku dan pagi

dari sejak dulu, susah sekali diriku untuk bersahabat dengan pagi…

padahal aku selalu iri kalau melihat orang yang bisa bangun pagi dan aktif di pagi hari..baik untuk kegiatan dunia apalagi akhiratnya.

padahal punya suami yang tipical morning person..bisa sangat aktif di pagi hari..

kemaren beberapa hari sempat tekat dan melaksanakan bangun subuh, mandi, terus sholat, tilawah, and zikir pagi. tapi hanya bertahan beberapa hari..

setelah ituu..tetepp ajaa abis sholat subuh itu, tergoda untuk kembali ke futon. padahal udah seringkali denger ceramah tentang keberkahan pagi, dan ttg pemalas yg gak baik itu adalah tidur setelah sholat subuh. bahkan orang jepang pun menyadari kalau waktu subuh itu adalah waktu yang sangat baik untuk memulai kegiatan. karena ada buku yg judulnya artinya “bangun 2 jam lebih cepat”. disana dia sebutkan segala kelebihan dari bangun di pagi hari itu..dan kalau disimpulkan dari semua isi buku itu kita bisa menamakannya hanya dengan satu kata “berkah”.

padahal aku sudah merasakannya, waktu awal2 mulai bangun pagi..karena malu sama suami..terasa hari itu panjannggg bangett…rasanya udah banyak yg dikerjakan, tapi koq masih jam segini yaa…mungkin inilah yang dinamakan berkah..berbeda kalau kita bangun siang, padahal baru sebentar rasanya hadap laptop, koq tau2 udah jam segini…

keberkahan di waktu pagi…bagaimana tidak? karena Rasullullah lah yang menjaminnya, dengan memohon kepada Allah untuk memberikan keberkahan bagi umatnya di waktu pagi..

astaghfrullah.mungkinkah karena ada kemaksiatan yang masih tanpa disadari dilakukan, sehingga membuatku susah bangun pagii?

aku harus bisa…okeh, kita tetapkan resolusi 2018 ( masih belum telat kan..hahahaa).

bisa bangun pagi 10 menit sebelum subuh..

insyaAllah semogaaa…

Uncategorized

tentang menyelesaikan thesis di jepang

Tipe bimbingan di kampus saya di Kobe daigaku ini sama dengan tipe2 kampus pada umumnya di jepang lainnya. jadi kita itu setiap minggu ada pertemuan mingguan biasa di sebut zemi ( dari kata seminar), nah kalau kita mendapatkan giliran presentasi pada saat itu maka siap2 untuk mempertahankan findingmu. karena defense yang sebenarnya itu ada di zemi bukan di final defense. terus setiap dua minggu sekali kita harus menyetorkan draft thesis ke sensei buat di koreksi logical ordernya. untuk grammar, luckily di gsics kobe daigaku, mereka menyediakan english instructur yang akan memperbaiki tata bahasamu. jadinya bisa double check, bahkan triple check kalau pembimbing mu dua orang.

khusus untuk anak linkage bappenas, kita di kasi dua pembimbing. beruntungnya lagi kita itu dapat pembimbing yang setipe dengan pembimbing utama jadi gak perlu khawatir kalau pendapatya akan bertolak belakang.

kelihatannya padat,, dan dikejar2 terus..tapi buat orang pemalas seperti saya ini, tipe jepang ini yang sangat saya sukai…haha..krn saya akui klo saya itu deadliner sejatii..kalau menunggu inisiatif sendiri rasanya koq susahhh bangettt…makanya saya gak yakin kalau kuliah di Indonesia, hihih..bukan krn mutunya..krn kalau mutu sih Indonesia juga gak kalah koq, berdasarkan pengalaman pribadi sempat mengecap kuliah di UGM setahun. tapi saya gak sanggup,kalau harus ngejar2 dosen..janjian, terus diphpin..karena saya kan orangnya baperan..haha…tapi katanya disitu lah letak serunya yaa..

well, karena saya gak bisa demikian, jiwa berjuangnya agak kurang memang…haha…makanya untuk kuliah full di indonesia masih mikir2…

okeh, mari kita lanjutkan nonton dorama nulis literature review..

Uncategorized

day 02 ( Tokyo wide pass-gala yuzawa)

karena saya berencana berada di Tokyo sekitar 3 hari, maka akhirnya saya saya putuskan buat beli Tokyo Wide pass. Pass JR buat daerah Tokyo dan sekitarnya, bebas mau kemana aja dan pake kereta apa aja termasuk shinkansen. JR mado guchi yang di Haneda baru dibuka jam 6.45 tapi saya baru ngantri sekitar jam 7.30..antriannya jangan ditanyaa..cukup panjang dunk..tapi untung petugasnya sigap.

tujuan pertama saya hari itu adalah main salju di Gala Yuzawa. dari stasiun Tokyo ke Gala Yuzawa biasanya pakai shinkansen Tanigawa, jadi dengan Tokyo wide pass itu kita bisa reservasi tempat duduk sekalian, jadi gak khawatir kepenuhan. biaya tiket biasa dari tokyo ke gala yuzawa itu sekitar 6ribuan yen, jadi klopun gak dipake kemana2 cuma ke gala yuzawa aja pun sudah untung besar. karena harga satu tiket Tokyo Wide pass itu 10,000 yen perorang untuk dewasa 5,000 yen untuk anak2. oh iya untuk membeli Tokyo Wide pass ini kita harus menyertakan passport kita, gak diapa2in sih. cuma untuk mastikan bahwa kita orang asing. memang Jepang ini sangat memanjakan turis asingnya.

karena pake Tokyo Wide pass ini di Gala yuzawa juga ntar di kasi diskon. niat kita ke sana itu cuma untuk main2 salju doang.. gak kepengen sama sekali main ski. dan alhamdulillah ternyata pas lagi turun salju. sebenarnya gak gitu enak sih main salju pas saljunya turun, tapi paling gak suami dan habiby bisa ngerasain lha gimana rasanya salju turun. dan diriku pun seneng2 aja karena mmg selalu suka sama salju yang lagi turun, cantik putih tapi dingin.

setelah kita tentukan mau ambil paket yang mana, bayar, terus kita langsung tukar kupon yang dikasi dengan peralatan yang mau kita sewa. kemudian baru deh naik gondola ke atas bukit..dan ternyata cukup jauh dan cukup tinggi.

tapi kita gak lama main disana, karena habiby sudah meler..haha..anakku ini memang gak tahan dingin, sama kayak diriku. okeh, yang penting si anak senang. kamipun senang. dan terakhir kita makan bekal yg udah dibawa dari Indonesia buat dimakan di tempat istirahat yang disediakan disana.

totemo tanoshikatta naa….

karena badan udah remuk, capek banget..kita akhirnya memutuskan langsung ke Penginapan Air BnB di daerah sobudaimai station kanagawa perfecture. jaraknya sekitar 45 menit pakai odakyu sen dari shinjuku. apatonya oke, cantik, rapi, cuma agak kurang bersih aja..tapi overall oke lah…

tp be continued dengan hari ke tiga insyaAllah ( Yokohama Stadium, Odaiba, Harajuku)

untuk foto2 silahkan dilihat di my ig @ardhiajayanthi yaa..karena udah dan akan diupload semua disana…

jyaa..see u

@apatokanagawa perfecture

Uncategorized

Day 01 ( tokyo-haneda-nginep di haneda)

tanggal 30 Desember 2017 walau target buat nyelesein tugas tidak terlaksana, holiday must go on. bertolak dari kobe airport menggunakan pesawat Sky Mark jam 16.30 dan tiba di haneda airport jam 17.30. kesan saya dengan pesawat ini tuh harga makanannya murah banget, bahkan dibawah harga pasar. tapi cara landingnya gak enak banget. saya yang sedang ketiduran cukup kaget waktu pesawat itu landing, begitu juga orang yg duduk di sebelah saya. terus, gak ada tuh pramugarinya keliling2 buat ngecek pesertanya apa mejanya sudah dilipat, sandaran kursi, karena orang disebelah saya pada saat landing mejanya tetap dalam keadaan terbuka. saya udah khawatir aja klo kopinya tumpah..haha..tapi alhamdulillah gak kenapa2.

Welcome to Tokyo

excited banget saya..dan dengan senyum sumringah saya menikmati kota Tokyo ini. setelah lebih kurang hampir 9 tahun. dan ternyata ingatan saya masih belum memudar, dan kota ini tetap sama, tidak ada perbedaan yang berarti. hmm..sebenarnya ini salah satu bukti kalau ekonomi negara ini sedang stagnan. sebelum kedatangan suami dan habiby saya memang mengkhususkan satu hari buat me time saya menikmati Tokyo, dan menjumpai temen2 lama. tapi qadarullah, dauroh fuyu tokyo tahun ini dibatalkan karena ada kesalahan teknis. tapi sebagai penggantinya saya tetap ketemuan dengan teman SMA saya yang sudah 9 tahun menetap disini. ya pas dia baru datang, kita balik for good ke Indonesia. ditraktir makan kari di akihabara, rasanya enak banget, tapii porsinya buanyaakk…haha..dan berhasil bikin saya kekenyangan sampai malam. alhamdulillah.

selanjutnya sebenarnya rencananya pengen ketemuan dengan teman2 UGM, tapi karena satu dan lain hal, plus saya musti buru2 ke haneda akhirnya gak jadi. ditemani dengan rekan seperjuangan saya di MAP yang lagi GRIPS mbak Andri, terakhir kita nyantai di tepi sumida river sambil dengerin bapak2 ngamen dan menikmati lampu2 yang ada di skytree. sayanya girang banget karena baru tahu kalau ternyata skytree itu posisinya disitu..akhirnya ada juga yang beda dengan kota Tokyo ini.

terus balik lagi ke ikebukuro buat ngambil barang2, tapi qadarullah bantal leher saya ilangg..kayaknya itu saya terlupa memindahkan waktu saya mindahin koper ke locker sebelah. pas di check ke locker sebelah bantalnya sudah tidak ada lagi. semoga kamu berada ditangan yang tepat ya bantal leherku…haha..

terus kembali ke haneda dunk..dan saya kelaparan tapi gak pengen makan nasi. akhirnya kembali lah saya ke kebab stand. jadi malu, pas si kasir mengenali saya..hahaha..yaa..baru kemaren sih dari sana. mungkin bingung si bapaknya ngapain nih orang dua hari berturut2 di haneda..hehe..

well, the journey is begun with staying one night on haneda…ternyata ada banyak temennya. kalau ditanya kenyamanan namanya juga tidurnya gak teratur ya, pasti gak nyaman. but overall, not bad. suami sama anak saya berhasil tidur nyenyak..cuma saya yang tidak, plus badan masih pegel2 akibat ngangkut2 koper kesana kemari…

oke,semoga perjalanan besok menyenangkan…dan tugas saya terlaksana dengan baik…siapapun yang baca ini tolong doain yaa…

love from @haneda international airport 01012018

 

Uncategorized

tentang nulis status

Image result for status wa

gambar: credit to google image

beberapa akhir belakangan ini saya ditegur sama suami perihal menulis status. dan sebelarnya hal ini sudah saya ungkapkan di twitter, dimana saya tau orang yang baca hanya segelintir, dan itupun paling juga mereka gak perduli dengan apa yang saya tuliskan.

beberapa tahun yang lalu, nulis status, ngelaporin setiap hal yang kita lakukan gak pernah terbayangkan oleh kita. nah semakin sekarang ini, kita semakin difasilitasi buat ngelaporin semua hal yang kita lakukan. bagi para content creator atau artist ini mungkin semacam surga, karena mereka gak perlu repot2 bayar tivi buat ngeliput kehidupan mereka sehari-hari. nah buat orang biasa macam saya ini bagaimana?

nulis status terkadang bagi saya ini bisa buat semacam terapi, melepas segala kepenatan. zaman dulu itu ada plurk, sosmed paling seru buat saya. terus ada facebook, terus instagram, terus path, terus ada wa, sampe saya kadang merasa bosen dengan semua sosmed ini ( tapi butuh..haha). well balik lagi fungsi nulis status tadi, ya awalnya bagi saya ini sebagai tempat curhat, karena saya ini tipikal yang pengen apa-apa yang ada di fikiran itu diungkapkan. tapi lebih senang ngungkapin pakai bahasa tulisan dari pada lisan. marah sama suami aja kadang masih suka pakai surat..hahaa..klo saya sudah marah pake surat, itu tandanya kemarahan itu sudah sampai ke ubun2, tapi mau ngomong gak bisa.

tapi setelah ada banyak sosmed yang menfasilitasi buat ngelaporin semua yg kita fikirkan dan semua kegiatan kita, apakah lantas ini menjadi sebuah terapi? atau malah sebaliknya jadinya niatnya buat pamer, atau biar semua orang tau apa yg kita fikirkan? biar dikomen sama orang? biar orang bilang kita keren? dan lain sebagainya.

semakin ke sini saya sering bertanya-tanya, sebenarnya niatan aku nulis status itu apa? apa karena pengen ada yg komen..yah..aku akui, hampir setiap status yang aku bikin itu selalu ada yg komen. jadi pada saat itu jujur, seneng banget kalau ternyata ada yang sepikiran. tapi lama2 ternyata hati ini rasa resah juga.

terus akhirnya curhat deh ke suami. baru deh keluar segala uneg2 suami selama ini yang ternyata gak gitu senang ngeliat istrinya terlalu aktif di sosial media. dan yaa..suami bener banget, dan ternyata itu lah jawaban atas semua keresahan hati selama ini. katanya, kalau memang status itu buat narik perhatian kakak, kenapa gak langsung kirim sama kakak aja, atau status itu dibikin cuma kakak yang bisa lihat. tapi kalau semua orang bisa lihat, bearti ada orang yg lain yang adek harapkan buat perhatiin status adek itu..mak jlebbb bangettt gak sih…

indeed, yaa..bearti niatannya diriku udah salah. dan aku juga mulai membiasakan diri utk apa-apa langsung cerita ke suami. semua kegundahan.

sebenarnya diriku ini mmg tipikal yang harus bisa mengungkapkan semua yang dirasakan dan dipikirkan. zaman dulu itu saya sampai punya beberapa diary, yang isinya ya itu…tapi sekarang, dengan ada blog dan microblogging, diriku bisa dikatakan gak pernah nulis diary lagi. bahkan sejak ada microblogging, diriku udah jarang nulis blog lagi.

soo..kesimpulannya, rubah niatnya…semua berawal dari niat, karena apa-apa yang aku tuliskan ini pasti akan aku pertanggung jawabkan kelak di akhirat..

Kobe, 13122017 winter di rokkohill

 

 

 

Uncategorized

the last final exam in UGM (at least for my master degree)

dengan berakhirnya ujian HRM tadi siang, maka berakhir pula ujian tertulis di kelas di masa kuliahku di MAP UGM. kemaren2 rasanya kapan ya “penderitaan” ini berlalu, sekarang malah ngerasa koq cepet banget yaa..yah..manusia mah mmg gitu..

sebenarnya masih ada 2 ujian lagi..yg satu ntar baru senin ambil soalnya, dikerjain di rumah dalam waktu 24 jam biasanya..yang satu lagi masih belum tau kapan dikerjainnya, mudah2an gak ada ujian..hahah..ngarepp..

well, sebenarnya perjuangan kami di master degree ini belum berakhir, kita justru akan mendapat tantangan lebih lagi insyaAllah ketika di Jepang nanti. karena disanalah kita bener2 berjibaku dengan makhluk yang namanya thesis. well..tapi dinikmatin dulu masa2 luang ini..sebelum datang masa sibukmu…

to be contined..